Share

Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi dan Contohnya

admin
admin
Blog » Website Development » Jenis-Jenis Website Berdasarkan Fungsi dan Contohnya
jenis-jenis website

Setelah mengenal website, penting untuk memahami jenis-jenisnya. Ada berbagai macam website di internet yang dibagi berdasarkan fungsinya.

Misalnya saat Anda ingin membeli sesuatu, seperti laptop atau smartphone. Pasti Anda mencari yang sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda, bukan? Begitu pula saat membuat website, Anda harus mengetahui jenis-jenisnya untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jenis Website Berdasarkan Fungsinya

Berikut adalah beberapa fungsi website yang biasanya digunakan.

  1. Marketplace

Website marketplace adalah jenis website yang memfasilitasi bertemunya penjual dan pembeli secara online. Marketplace ini dikelola oleh pihak ketiga dan sering disebut sebagai website e-commerce. Contoh marketplace adalah Tokopedia, Bukalapak, Blibli, dan sebagainya.

Marketplace menjadi salah satu pilihan untuk berjualan secara online. Sebab, Anda sangat mudah untuk memulainya. Anda hanya tinggal mendaftar dan langsung bisa mulai berjualan.

Sayangnya, persaingan di marketplace sangat ganas. Anda akan menemui ribuan produk yang sama dengan produk yang Anda jual. Efeknya, Anda akan melakukan perang harga untuk menjaring pembeli dan Anda akan mengantongi margin profit yang rendah.

  1. Toko Online

Toko online adalah jenis website milik pebisnis yang berfungsi untuk menjual suatu produk. Baik itu produk fisik, jasa, digital, creative, dan sebagainya. Toko online sendiri bisa dimiliki oleh pebisnis pribadi maupun bisnis besar.

Nah, berbeda dari marketplace, toko online sepenuhnya milik Anda. Jadi, Anda bebas mendesain dan menambahkan fitur sesuai kebutuhan. Alhasil, toko online Anda bisa lebih mencolok dan jauh menarik daripada di marketplace.

Selain itu, Anda juga berpotensi mendapatkan margin laba yang lebih besar karena tidak terjebak perang harga selayaknya di marketplace. Jadi, Anda bisa mengatur harga produk sesuai keinginan Anda.

  1.  Portal Berita

Portal berita adalah jenis website yang menyajikan berita terbaru dan terlengkap. Contoh portal berita adalah Detik, Kompas, dan semacamnya. Anda juga pasti sering membuka website jenis ini setiap hari.

Oh ya, portal berita tak harus meliput berita secara nasional. Melainkan berita lokal juga sudah cukup karena tergantung tempatnya, potensi peminatnya juga besar. Sebab, warga daerah tersebut juga pasti akan sering mengakses website Anda.

Selain itu, Anda juga bisa meliput berita berdasarkan tema tertentu. Misalnya, website portal berita khusus membahas teknologi terbaru, berita sepakbola dunia, dan sebagainya.

Namun, apapun pilihan daerah atau topiknya, pastikan bahwa portal berita Anda selalu update dengan berita terbaru. Sebab, itulah yang dicari pengguna saat membuka portal berita Anda.

  1.  Blog

Blog adalah jenis website berbentuk jurnal online yang memuat informasi dan konten dari berbagai sumber. Bentuknya bisa berupa teks, artikel, foto, link, hingga video. Konten tersebut juga biasanya rutin diperbarui agar sesuai dengan perubahan tren.

Ada banyak tipe informasi dan konten yang bisa disampaikan melalui blog. Mulai dari review produk, cerita kegiatan sehari-hari, hingga panduan atau tips tertentu. Selain itu, Blog juga bisa menghasilkan cuan melalui program afiliasi, endorsement, iklan, dan sebagainya.

Blog juga merupakan jenis website yang bersifat dinamis karena pemiliknya aktif. Baik untuk memublikasikan tulisan dan berinteraksi dengan pengunjung. Tapi, tak sedikit juga blog yang statis karena pemiliknya cukup sibuk untuk memperbaruinya secara berkala.

  1. Website Perusahaan

Website perusahaan atau company profile adalah jenis website yang berisi tentang berbagai informasi resmi suatu perusahaan. Mulai dari sejarah perusahaan, jajaran pengurus dan direksi, visi dan misi, serta keterangan produk atau jasa yang dihasilkan.

Fungsi website perusahaan tentu saja untuk memudahkan orang menemukan informasi penting tentang perusahaan Anda. Dengan begitu, kepercayaan konsumen pada perusahaan Anda juga akan meningkat karena mereka bisa mendapat informasi yang dibutuhkan dengan cepat dan mudah.

Contoh website perusahaan bisa Anda temui pada situs web Starbucks, Bloomberg, atau Nike

  1. Instansi Pemerintah

Website pemerintah mempunyai fungsi yang hampir mirip dengan website perusahaan, yaitu sebagai pusat informasi penting. Melalui website instansi pemerintah, masyarakat bisa melihat struktur organisasi, berita terbaru, sejarah pemerintah tersebut, dan semacamnya.

Selain itu, website instansi pemerintah juga berfungsi sebagai tempat melakukan pendaftaran secara online bagi masyarakat. Misalnya, BPJS, perpanjangan SIM/STNK, dan sebagainya. 

Contoh website pemerintah bisa Anda cek di indonesia.go.id, jogjakota.go.id, atau jatengprov.go.id. Apa kesamaan dari contoh-contoh ini? Betul! Umumnya, website pemerintah Indonesia mempunyai domain .GO.ID.

  1. Website Portofolio

Website portofolio umumnya berisi profil seseorang, karya yang dihasilkan, dan informasi penting mengenai orang tersebut yang ingin dipublikasikan. Website portofolio ini merupakan sebuah kewajiban di zaman sekarang bagi Anda yang bekerja freelance atau sedang mencari kerja. Kenapa?

Website portofolio biasanya digunakan sebagai sarana untuk mendongkrak personal branding Anda sehingga memberikan citra positif. Sebab, orang lain bisa melihat berbagai informasi dan karya Anda dengan mudah dan cepat di satu tempat. Alhasil, Anda akan menjadi lebih menarik di mata calon klien atau perusahaan incaran yang dilamar.

  1.  Crowdfunding

Website crowdfunding disebut juga dengan situs penggalangan dana adalah jenis website yang berfungsi untuk sarana menghimpun dana secara online. Contoh website jenis ini bisa Anda lihat pada kitabisa.com, gandengtangan.co.id, atau Kickstarter.

Melalui website crowdfunding, orang-orang bisa melakukan penggalangan dana untuk berbagai keperluan. Misalnya, untuk membantu bencana alam, bantuan medis, membangun rumah ibadah, pendidikan, dan masih banyak lainnya.

Selain itu, tak jarang website crowdfunding menjadi tempat startup untuk menggalang dana. Jadi, bila Anda mempunyai startup dan sedang membutuhkan dana, website crowdfunding ini bisa dicoba.

  1. Website E-Learning

Apakah Anda suka ikut kelas atau course secara online? Nah, itulah yang disebut dengan website e-learning. 

Singkatnya, website e-learning adalah website dimana Anda bisa ikut pembelajaran atau kelas tentang suatu topik tertentu. Baik topik mata pelajaran selayaknya sekolah atau kuliah online, hingga topik khusus seperti digital marketing, pemrograman, dan sebagainya.

Pasar e-learning ini sangat menjanjikan, lho. Terutama di masa pandemi dan WFH seperti saat ini. Jadi, bila Anda mempunyai pengetahuan atau skill tentang suatu topik, tak ada salahnya untuk membuat website e-learning dan meraup cuan dari sana.

  1. Forum Online

Seperti namanya, forum online adalah website yang menjadi tempat berkumpul dan berdiskusi orang-orang yang mempunyai ketertarikan sama mengenai suatu topik. Contoh forum yang populer adalah Kaskus atau Detik Forum.

Forum online bisa menjadi tempat terbaik bila Anda mengalami kesulitan atau ingin memperluas pemahaman Anda tentang suatu topik. Sebab, Anda bisa bertanya di sana dan akan dengan cepat mendapatkan jawaban dari pengguna lain.

  1. Penyedia Gambar 

Website penyedia gambar adalah jenis website yang menyediakan berbagai jenis gambar dan foto untuk kebutuhan Anda. Dibanding mencari gambar di Google, sebaiknya Anda mengambil gambar dari website penyedia gambar ini.

Alasannya, Anda tak akan melanggar hak cipta dan gambar yang disediakan juga mempunyai kualitas tingkat tinggi. Berbeda dengan mencomot gambar dari Google yang biasanya masih mempunyai hak cipta dan kualitasnya juga apa adanya.

Tak perlu khawatir, situs web penyedia gambar ini tersedia juga versi gratis, kok. Bahkan, versi gratis pun juga menyediakan ribuan gambar berbagai topik yang cocok dengan kebutuhan Anda. Contoh website penyedia gambar gratis yang bisa Anda coba adalah Pixabay, Unsplash, dan Pexels.

  1.  Keuangan

Jenis-jenis website yang bergerak di bidang keuangan adalah online banking, pasar  modal, penyedia jasa investasi, dan pinjam-meminjam online. Melalui website ini Anda bisa melakukan kebutuhan di bidang keuangan dengan mudah dan cepat. Misalnya, melakukan transfer melalui online banking atau investasi saham di website saham.

Untuk menggunakan situs web keuangan ini biasanya Anda diharuskan mendaftar terlebih dahulu. Pendaftarannya juga membutuhkan informasi yang cukup detail mengenai diri Anda. Mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, foto, nama ibu, dan semacamnya. Sebab, hal tersebut untuk menjamin keamanan Anda dan website tersebut.

  1. File Sharing

Website file sharing adalah jenis website yang berfungsi untuk berbagi file ke pengguna lain. Keberadaan website ini sangatlah populer karena bisa menjadi sumber berbagai macam file dari seluruh dunia. Misalnya, file hasil riset, karya digital, atau segala sesuatu yang bisa diunduh dan dibagikan.

Cara kerja website ini sebenarnya cukup sederhana. Anda hanya diminta untuk mendaftar, lalu Anda sudah bisa mulai membagikan file atau mengunduh file yang ada di penyimpanan website tersebut. Beberapa contoh website file sharing yang populer adalah Google Drive, Dropbox, dan OneDrive.

  1.  Short URL

Website short URL adalah jenis website yang memungkinkan Anda untuk memperpendek URL yang panjang. Misalnya, URL aslinya adalah https://www.contohwebsitesaja.com/blog/2021/september/11/artikel, Anda bisa mempendeknya menjadi bit.ly/artikel-september. 

Dengan website short URL, Anda bisa mengubah link menjadi sangat pendek tanpa mengubah isi halaman tersebut. Sangat cocok digunakan bila Anda ingin membagikan link tertentu di media sosial yang karakternya sangat terbatas.

Selain itu, situs web short URL juga biasanya menyediakan fitur pelacakan performa. Anda bisa melihat seberapa banyak orang yang mengklik link tersebut, di mana lokasi mereka, umur, perangkat yang digunakan, dan masih banyak lainnya.

Website short URL ini tersedia versi berbayar dan gratis. Versi berbayar biasanya menyediakan fitur untuk mengkustomisasi URL Anda sesuka hati. Sedangkan versi gratis, URL-nya akan random. Contoh website short URL yang cukup populer dan bisa Anda coba adalah Bitly, TInyURL, dan Rebrandly.

  1. Ensiklopedia

Singkatnya, website ensiklopedia adalah website yang berisi berbagai informasi dari banyak sumber tentang ilmu pengetahuan. Beberapa contoh website ensiklopedia yang populer adalah Wikipedia dan Wikihow

Fungsi website ini adalah untuk menghimpun informasi dari seluruh dunia di satu tempat, sehingga orang-orang yang membutuhkan bisa menemukannya dengan cepat. Coba saja Anda mencari di Google tentang suatu tokoh atau peristiwa, biasanya hasil teratas adalah dari website ensiklopedia.

Biasanya, website ensiklopedia ini mengandalkan pengunjungnya untuk menambahkan informasi. Dengan kata lain, semua orang bisa mengeditnya. Jadi, sebelum Anda mengambil informasi dari sini, pastikan bahwa informasi tersebut memang benar dan bukan hoax semata.

Anda Ingin Memiliki Website Jenis Apa?

Itulah penjelasan berbagai jenis jenis website yang populer saat ini. Bagaimana? Apakah Anda sudah mendapatkan gambaran lebih jelas ingin mempunyai website jenis apa?

Apapun jenis website Anda, pastikan menggunakan platform yang sesuai, ya! Misalnya, bila Anda ingin kebebasan kustomisasi dan fleksibilitas tinggi, Anda bisa menggunakan WordPress. Sedangkan, jika Anda mementingkan website cepat jadi, website builder bisa menjadi pilihan terbaik.

Lalu, bagaimana bila Anda tak punya waktu untuk membuat website idaman? Tak perlu khawatir, Nuhaweb bisa membantu membuatkan website sesuai kebutuhan Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Klik halaman jasa pembuatan website terbaik kami dan segera miliki website!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *