Share

Cara Membuat Website Toko Online Mudah dan Cepat

Picture of annisafauziya
annisafauziya
Blog » Insight Bisnis » Cara Membuat Website Toko Online Mudah dan Cepat
cara membuat toko online

Saat ini, makin banyak saja orang yang memulai berjualan online beragam produk melalui website. Anda tertarik untuk menjual produk secara online juga? Anda harus mempelajari cara membuat website jualan atau toko online.

Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan dalam membangun website jualan? Dan bagaimana cara membuat website penjualan?

Artikel ini akan memberikan penjelasan lengkap tentang cara buat web jualan agar bisnis Anda semakin berkembang. Mari simak penjelasan lengkapnya!

Disclaimer:website jualan sama dengan toko online!”

Apa Saja Manfaat Website Jualan (Toko Online)?

Banyak orang yang sudah memiliki usaha jualan produk dan jasa secara online. Namun, kebanyakan orang hanya melakukannya lewat media sosial atau marketplace, bukan membangun toko online atau website jualan.

Cara tersebut sah-sah saja dilakukan. Kalau dilihat, banyak pelaku jualan online media sosial dan marketplace yang memperoleh banyak keuntungan.

Pun demikian, sebenarnya ada cara lain yang lebih efektif untuk mengembangkan bisnis online, sekaligus meningkatkan penjualan. Bahkan, keuntungannya jauh lebih menjanjikan.

Bagaimana caranya?

Anda bisa membuat website atau situs jualan online. Cara ini mudah untuk dilakukan asalkan Anda mengikuti panduan yang tepat dan benar. Selain mudah, banyak sekali keuntungan yang dapat diperoleh.

Berikut ini beberapa manfaat memiliki website toko online:

  • Memberikan kebebasan dalam mengelola keperluan toko online sesuai kebutuhan bisnis.
  • Memperluas jangkauan penjualan, sehingga penjualan produk dapat meningkat.
  • Sebagai branding toko online dan produk yang dijualnya agar semakin terlihat profesional.
  • Dapat digunakan sebagai pengembangan bisnis dalam jangka waktu panjang.
  • Memudahkan penggunanya untuk membuat berbagai kampanye promosi.
  • Menyediakan katalog yang lebih rapi dan struktur.
  • Dapat digunakan untuk membuat deskripsi produk secara lengkap.
  • Memberikan lebih banyak kesempatan kepada konsumen untuk membeli melalui media digital lainnya, selain media sosial atau marketplace.
  • Menyediakan fitur yang lengkap untuk kebutuhan bisnis.
  • Tidak ada biaya admin seperti di marketplace.
  • Membantu meningkatkan penjualan produk.
  • Membantu memperbesar keuntungan bisnis yang dapat diperoleh.

Banyak juga ya keuntungan membangun webiste penjualan? Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak keuntungan lain yang bisa didapatkan saat memanfaatkan website penjualan dengan maksimal.

Cara Membuat Website Penjualan dalam 9 Langkah Mudah

Berikut adalah 9 langkah mudah untuk membangun toko online untuk bisnis, yaitu:

1. Mempersiapkan Keperluan Dasar Penjualan

Sebelum belajar lebih detail tentang cara membuat toko online di website, sebaiknya Anda mempersiapkan semua keperluan atau kebutuhan dasar untuk website jualan.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan ketika akan membangun sebuah situs untuk toko online yaitu:

  • Foto produk dan harganya serta kelebihannya.
  • Video produk yang menarik
  • Logo untuk bisnis Anda
  • Deskripsi produk yang akan dijual.
  • Tagline website jualan Anda.
  • Text atau tulisan tentang deskripsi lengkap toko online yang meliputi identitas toko, seperti alamat, nomor telepon, nama-nama media sosial, dan lainnya.
  • Text tentang kelebihan toko online yang ringkas dan menarik. Anda dapat menggunakan teknik copywriter untuk membuatnya.

Jika Anda sudah memiliki website penjualan di marketplace tertentu, maka pastinya semua keperluan di atas sudah dimiliki. Namun, ketika Anda belum memiliki atau membuatnya, alangkah lebih baik jika Anda membuatnya terlebih dahulu.

2. Membeli dan Berlangganan Hosting Serta Domain

Langkah kedua adalah membeli atau berlangganan hosting dan domain untuk website jualan Anda.

Domain adalah alamat URL untuk website jualan di internet. Anda dapat menggunakan nama website penjualan Anda sebagai domain website agar lebih mudah dikenali. Pastikan juga untuk memilih nama domain yang singkat, jelas, dan padat.

Sementara hosting adalah tempat atau server penyimpanan seluruh data yang ada di website jualan milik Anda. Domain dan hosting pastinya bekerja saling berhubungan dan memiliki peranan penting untuk website.

Anda dapat membeli domain berbayar dan berlangganan hosting di berbagai layanan penyedia domain serta hosting. Pastikan untuk memilih penyedia layanan yang aman, terpercaya, dan sudah terbukti kualitasnya.

3. Unduh dan Instal Website WordPress

Banyak pebisnis yang membuat jualan menggunakan WordPress. Karena WordPress memang lebih mudah digunakan apalagi untuk orang yang awam dengan pengaturan website. Jika belum paham, cek perbedaan WordPress.com dan WordPress.org di artikel kami.

Sebaiknya, Anda juga menggunakan WordPress untuk membangun website online shop. Pastikan untuk mengunduh dan instal WordPress di laptop atau komputer dengan mengikuti panduan yang tepat.

Beberapa penyedia layanan hosting dan domain terkadang juga menyediakan layanan instal WordPress secara otomatis bagi penggunanya.

4. Ubah Pengaturan Dasar Website

Langkah selanjutnya adalah melakukan pengaturan website yang ada pada WordPress. Berikut ini cara untuk melakukan pengaturan tersebut, yaitu:

  1. Langkah pertama adalah masuk ke Dashboard WordPress dan buka bagian “Settings”.
  2. Kemudian pilih bagian “General” dan masukkan informasi tentang “Site Title” atau nama toko online dan “Tagline” atau deskripsi singkatnya.
  3. Lanjutkan dengan menekan “Save Changes” agar pengaturan nama dan tagline toko tersimpan.
  4. Setelah itu, Anda dapat masuk ke bagian “Permalinks” di bagian “Settings”.
  5. Ubah pengaturan permalink menjadi “Post Name” dan simpan perubahan tersebut.

5. Sesuaikan Tema Website dengan Kebutuhan Online Shop

Sekarang, Anda perlu melakukan penyesuaian tema website. Tema website yang tepat akan membuat tampilan online shop milik Anda semakin terlihat menarik.

Tidak perlu terlalu repot dalam membuat desain tema website, karena WordPress sudah menyediakan berbagai pilihan template website online shop di direktori tema WordPress.

Berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk mengatur tema website bisnis jualan, yaitu:

  1. Masuk ke dashboard WordPress agar Anda dapat membuka bagian “Appearance”.
  2. Kemudian, langsung saja pilih atau buka “Themes”.
  3. Lanjutkan dengan menekan pilihan “Add New”.
  4. Setelah itu pilih tema atau template yang diinginkan. Misalnya, Anda dapat memilih tema “Storefront” dan langsung melakukan instal.
  5. Setelah tema berhasil di-instal, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan tema dengan menekan tombol “Activate”.

Setelah tema berhasil diaktifkan, maka Anda hanya perlu menyesuaikannya sesuai keinginan dan jenis website Anda. Pastikan untuk membuat tampilan website tampak menarik agar pengunjung pun ikut tertarik dan akhirnya membeli produk yang dijual.

6. Instal, Aktifkan, dan Atur Plugin WooCommerce

Plugin dapat memberikan beragam fitur tambahan untuk memperkaya website jualan Anda. Salah satu plugin yang wajib Anda instal saat membangun toko online/website jualan adalah WooCommerce.

Beberapa fitur yang ditawarkan oleh plugin WooCommerce adalah fitur pencarian produk, cart atau keranjang belanja, payment gateway, dan berbagai fitur lainnya. Tampilan dan fitur website online shop Anda pun akan mirip bahkan lebih baik dari marketplace yang sudah dikenal.

Plugin WooCommerce dapat diperoleh secara gratis tanpa biaya.

Berikut ini cara instal dan mengaktifkan plugin WooCommerce:

  1. Masuk ke bagian Dashboard WordPress agar dapat membuka bagian “Plugins”.
  2. Setelah itu, akan muncul berbagai pilihan dan pastikan untuk memilih “Add New”.
  3. Pada kolom pencarian, Anda dapat langsung mencari “WooCommerce”.
  4. Setelah menemukan plugin yang dicari, maka Anda hanya perlu menekan “Install Now” dan tunggu prosesnya hingga selesai.
  5. Selanjutnya aktifkan plugin WooCommerce dengan menekan pilihan “Activate”.

Setelah plugin WooCommerce aktif, maka Anda dapat masuk ke bagian pengaturan untuk menyesuaikannya.

Berikut ini panduan singkat dalam pengaturan plugin WooCommerce, yaitu:

  1. Pada Dashboard WordPress, masuk ke bagian menu “WooCommerce” untuk membuka bagian “Settings”.
  2. Pilih tab “General” agar dapat melakukan pengaturan “Selling Location” dan juga “Base Location.
  3. Lakukan langsung pengaturan mata uang pada bagian “Currency Options”.
  4. Pada tab “Products”, lakukanlah pengaturan tentang halaman toko, review produk, ukuran produk, berat produk, rating, stok barang, dan lain sebagainya.
  5. Pada tab “Shipping”, Anda dapat mengaktifkan fitur untuk perhitungan ongkos kirim produk. Caranya sangat mudah, silakan langsung centang atau aktifkan “Enable the shipping calculator on the cart page”. 
  6. Lakukan pengaturan juga pada metode pembayaran yang dapat diterima pada tab “Payment”. 
  7. Setelah itu, masuk ke tab “Account & Privacy” untuk pengaturan tentang pembuatan akun customer, permintaan penghapusan akun atau data pribadi, checkout pelanggan, dan lainnya. 
  8. Kemudian tab “Emails” dapat digunakan untuk pengelolaan e-mail customer dan admin.
  9. Masuklah ke tab “Advanced” untuk melakukan pengaturan halaman-halaman spesifik yang ada di website online shop.

7. Upload Konten Produk dan Konten Lainnya

Langkah selanjutnya adalah upload produk-produk yang akan dijual atau ditawarkan. Langkah ini merupakan salah satu langkah penting dalam cara membuat website jualan.

Nah, bagaimana cara untuk menambahkan produk pada website online shop? Berikut ini cara mudah untuk menambahkan produk di dalam website online shop milik Anda:

  1. Akses dashboard WordPress dan masuk ke bagian “Products”.
  2. Setelah itu, tambahkan produk dengan menekan pilihan “Add New”. 
  3. Masukan informasi terkait judul atau nama produk dan juga deskripsi tentang produk tersebut.
  4. Jangan lupa tambahkan juga kategori produk pada menu “Product Categories” di bagian “+Add New Category”. Pembuatan kategori produk ini akan membuat pelanggan lebih mudah ketika mencari produk yang ingin dibelinya.
  5. Di bagian “Produk Data” Anda dapat menambahkan harga jual produk tersebut.
  6. Lanjutkan dengan menekan pilihan “Inventory” agar dapat menambahkan SKU sebagai kode produk.
  7. Anda dapat menampilkan stok produk dengan cara mengisi jumlah atau stok produk di “Stock Quantity”. Jangan lupa aktifkan tombol “Enable stock management at product level”.
  8. Kemudian masuk ke bagian “Shipping” untuk mengatur atau menambahkan informasi tentang berat serta ukuran produk yang dijual.
  9. Anda juga dapat menambahkan foto produk dengan memilih pilihan “Set Product Image”.
  10. Ketika ingin menambahkan lebih dari satu foto produk, maka Anda dapat memilih “Add product gallery images”.
  11. Upload produk dengan menekan tombol “Publish”.

8. Buatlah Halaman Utama

Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah tampilan halaman utama website. Anda dapat melakukan pengaturan halaman utama tersebut dengan menggunakan cara di bawah ini, yaitu:

  1. Pada dashboard WordPress, pilihlah bagian “Pages” untuk menekan pilihan “Add New”.
  2. Tampilan halaman depan website dapat disesuaikan dengan memilih “Page Attributes” untuk masuk ke bagian “Home”. Setelah menambahkan judul halaman (“Selamat Datang”), maka Anda dapat menekan “Publish”.
  3. Selanjutnya masuk ke bagian “Settings” dan pilih pilihan “Reading”.
  4. Kemudian lanjutkan dengan mengaktifkan atau memilih “A static page”. Pada bagian Homepage, Anda dapat memilih “Selamat Datang”. Jangan lupa simpan pengaturan tersebut.

9. Pasang Pengaturan Tambahan

Terakhir, Anda juga bisa memberi pengaturan tambahan sesuai keinginan agar tampilan website online shop lebih menarik dengan fitur yang lengkap. Salah satu pengaturan tambahan yang dapat dilakukan yaitu mengaktifkan payment gateway.

Apa itu payment gateway? Payment gateway adalah sebuah alat pembayaran yang dapat digunakan untuk membantu transaksi online. Payment gateway memang kini banyak digunakan oleh marketplace karena memberikan banyak manfaat dan kemudahan.

Berbagai jenis plugin payment gateway dapat dipilih pada WordPress sesuai dengan kebutuhan online shop. Salah satu contoh plugin untuk payment gateway adalah TriPay Payment Gateway. Anda dapat langsung menginstal, mengaktifkan, dan melakukan pengaturan pada dashboard WordPress.

Baca juga: 4 Cara Membuat Tombol Share di Website, Mudah dan Praktis!

Cara Membuat Website untuk Online Shop Lainnya

Cara membuat website untuk jualan tidak hanya seperti panduan di atas saja. Sebenarnya masih ada cara membuat website toko online lainnya yang dapat dicoba dan lebih praktis. Bagaimana caranya?

Anda bisa meminta bantuan penyedia layanan jasa pembuatan website, seperti Nuhaweb, untuk mewujudkan website impian Anda.

Yang perlu diingat, layanan pembuatan website untuk toko online cukup banyak. Namun, pilihlah jasa yang terpercaya dan aman untuk membuat website online shop yang sesuai keinginan dan cepat.

Kini, tergantung kebutuhan Anda, apakah akan membuat website online shop sendiri atau menggunakan bantuan layanan penyedia jasa tersebut? Masing-masing cara pembuatan website online shop pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Penutup

Itulah cara membuat website toko online dengan mudah. Anda dapat membuatnya sendiri tanpa perlu keahlian coding asalkan mengikuti setiap tahapannya dengan benar.

Website online shop pastinya memberikan banyak keuntungan untuk perkembangan usaha yang sedang Anda jalankan. Yang penting, selalu lakukan update konten dengan baik dan pastikan website toko online bisa selalu diakses.

Bagaimana, Anda semakin tertarik untuk memiliki website toko online sendiri? Jika kamu masih ragu Anda bisa bisa segera membuat website toko online Anda sendiri melalui Niagaweb. Kami menyediakan berbagai fitur dan layanan yang akan memudahkan Anda dalam membuat dan mengelola toko online dengan mudah. Tunggu apalagi? Segeragunakan jasa pembuatan website toko online  di Nuhaweb sekarang juga!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *