Share

Bisnis Digital Adalah? Inilah Pengertian, Contoh dan Jenisnya

Picture of Harys Imanulloh
Harys Imanulloh
Blog » Insight Bisnis » Bisnis Digital Adalah? Inilah Pengertian, Contoh dan Jenisnya
bisnis digital

Kalau Anda ingin terjun ke bisnis digital, sekaranglah waktu yang pas. Data tahun 2022 menyebutkan, bisnis digital tumbuh sampai 14,5%. Ini jauh meninggalkan bisnis tradisional yang cuma 2,4% di niche retail.

“Saya cukup tertarik, tapi masih belum tahu apa itu bisnis digital..”

Baiklah. Konsep digital bisnis sebenarnya mudah dipahami, kok. Intinya, semua produk atau proses usaha akan melibatkan kecanggihan teknologi, baik keseluruhan ataupun sebagian.

Tapi, sekadar tahu pengertian bisnis digital tentu tidak cukup bagi Anda, bukan? Kalau begitu, mari sama-sama belajar tentang model bisnis digital, contoh bisnis digital, dan beberapa jenisnya. Yuk!

Pengertian Bisnis Digital

Bisnis digital adalah jenis bisnis yang memanfaatkan penggunaan teknologi atau produk utamanya memang berupa produk digital seperti software, ebook dan lainnya.

Sebagai sebuah usaha dengan dukungan teknologi, bisnis digital mampu memberikan nilai tambah lebih baik, bisa dari segi kualitas produk sampai prosesnya. Bahkan, tipe bisnis ini termasuk salah satu yang mampu meraih target pasar yang lebih luas secara online.

Nah, pengertian bisnis digital ini rasanya cukup jelas, bukan?

Sayangnya, masih kerap disalahpahami. Salah satunya, konsep bisnis digital dianggap sebagai sebuah usaha yang 100% harus berbasis digital.

Tak heran, ada yang berpikir bahwa sebuah bisnis yang terlanjur dibangun dengan konsep tradisional tidak bisa diubah menjadi bisnis digital. Ini kurang tepat dan tidak mencerminkan apa itu bisnis digital sebenarnya.

Setiap bisnis bisa bertransformasi menjadi sebuah bisnis digital meskipun penerapan teknologi di dalamnya tidak atau belum terjadi secara keseluruhan.

Selain itu, digital bisnis dianggap sebagai tipe bisnis yang belum mendesak dilakukan. Itulah kenapa beberapa pebisnis memilih melanjutkan model bisnis tradisional. Padahal, pendapatan dari bisnis digital jauh melampaui bisnis tradisional.

Contoh bisnis digital seperti Amazon, Airbnb, atau Gojek terbukti berkembang dengan cepat sebagai bisnis yang sukses membangun pasar mereka sendiri dengan pelanggan yang setia.

Mengapa itu bisa terjadi? Apa saja keuntungan bisnis digital berdasarkan manfaat yang diberikannya?

Keuntungan Bisnis Digital

Berbagai kelebihan bisnis digital adalah sebagai berikut:

1. Lebih Hemat Biaya Operasional

Salah satu alasan banyak pebisnis beralih ke bisnis digital adalah hemat biaya. Proses bisnis digital bisa berjalan otomatis. Misalnya, membuat produk, mengatur anggaran, dan memasarkannya. Bahkan, bisa dilakukan secara online.

Ini adalah solusi untuk mengurangi penggunaan sumber daya yang tidak efektif dan tentunya mengurangi biaya produksi.

Ketika menjalankan bisnis digital, Anda tak perlu lagi memasang papan reklame untuk promosi. Cukup dengan Facebook, Anda bisa memasang iklan digital yang bisa dilihat orang lebih banyak.

contoh website untuk bisnis digital dari maicih com

Selain itu, untuk memulai bisnis online, Anda tak wajib punya toko fisik. Semua itu bisa digantikan dengan website yang murah biayanya. Anda bisa menampilkan produk di etalase digital dan melayani pelanggan online dari mana pun.

2. Potensi Keuntungan Lebih Besar

Bukan cuma hemat, keunggulan bisnis digital adalah potensi cuan yang lebih besar. Kenapa?

Pertama, di bisnis digital, Anda bisa membuat produk baru yang belum banyak pesaingnya. Jadi, Anda bisa menentukan harga jual sesuai dengan keuntungan yang Anda harapkan.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan lebih mudah karena Anda menjual produk kepada orang yang tepat. Bisnis digital menggunakan banyak data yang bisa tahu jenis produk yang paling dibutuhkan oleh konsumen.

Yang tak kalah penting, bisnis digital dapat beroperasi selama 24 jam penuh. Kapan pun transaksi pembelian dilakukan, Anda dapat memprosesnya pada hari berikutnya. Pelanggannya pun bisa dari seluruh dunia.

3. Strategi Bisnis Bisa Lebih Tepat

Data dalam bisnis digital bukan hanya terkait keuntungan. Data tersebut juga bisa menjadi patokan untuk pengambilan keputusan dan strategi pengembangan usaha.

Dengan mengumpulkan data ini, Anda bisa melihat pola dan tren, seperti kunjungan website dan ulasan produk yang terbaik.

Bahkan, dengan kemajuan teknologi AI saat ini, Anda bisa mendapatkan data itu dengan lebih cepat. Tak hanya itu, data juga bisa dibuat dengan lebih rinci berdasarkan persona dari target konsumen yang Anda miliki.

4. Kepuasan Konsumen Bisa Ditingkatkan

Bisnis digital dapat memberikan kepuasan yang lebih baik kepada pelanggan. Ini bisa berupa layanan online yang membuat pelanggan mudah mendapatkan informasi tentang bisnis atau produk.

Selain itu, bisnis digital adalah jenis bisnis yang menyediakan akses transaksi kapan saja dan di mana saja. Keuntungan ini pasti akan membuat pelanggan merasa puas dengan kemudahan itu.

Sebagai tambahan, bisnis digital juga lebih banyak memberikan pilihan model layanan. Konsumen tidak harus mengunjungi website. Ada pilihan menggunakan media sosial, email, atau bahkan WhatsApp yang lebih cepat respon-nya.

contoh bisnis digital jasa pembuatan website nuhaweb

5. Lebih Mudah Berinovasi Seiring Perubahan Zaman

Bisnis digital adalah bisnis yang modern. Maksudnya, bisnis digital dirancang agar dapat berinovasi sesuai perkembangan pasar. Contohnya, ketika perilaku konsumen berubah, ada teknologi baru, atau muncul kompetitor yang belum Anda perhitungkan.

Dengan adanya bisnis digital, Anda bisa dengan mudah menciptakan produk baru, mengubah bentuk layanan, dan lainnya. Semua ini dapat dilakukan dengan dengan basis data dan dalam skala kecil.

Bayangkan jika semua ini harus Anda lakukan dalam bisnis tradisional. Untuk melakukan perubahan, pasti Anda akan membutuhkan banyak usaha, tenaga dan biaya. Belum lagi jika inovasi itu tidak sesuai kebutuhan pelanggan, akan sulit untuk menemukan alternatif lain segera.

6. Skalabilitas Bisnis Lebih Mudah

Ketika membuka sebuah toko, ukuran toko dan jumlah produk yang dijual akan Anda sesuai dengan modal yang dimiliki, bukan? Ini sama dengan bisnis digital yang dilakukan oleh pemula, kok.

Perbedaannya, ketika bisnis itu tumbuh dengan cepat, toko kecil Anda mungkin tidak dapat menampung produk lagi. Ini dapat mengganggu proses bisnis karena barang yang menumpuk. Jika harus pindah toko, Anda perlu mempertimbangkan lokasi yang tepat dan harga sewa yang sesuai.

Nah, hal ini tidak akan terjadi jika Anda menjalankan bisnis digital. Semua usaha bisa Anda online. Jadi, produk cukup Anda pajang di etalase digital pada sebuah website. Jumlah produk atau kemampuan untuk menerima pengunjung dapat disesuaikan dengan cepat.

7. Lebih Ramah Lingkungan

Ini mungkin salah satu keunggulan bisnis digital yang sifatnya tambahan. Akan tetapi, keuntungan ini sulit dimiliki oleh sebuah bisnis tradisional.

Kepedulian konsumen terhadap kelestarian lingkungan mempengaruhi keputusan pembelian. Dengan menunjukkan dukungan pada issue ini melalui bisnis digital yang efektif, Anda dapat menarik dan mempertahankan lebih banyak konsumen.

Jenis-jenis Bisnis Digital

Inilah beberapa jenis jenis bisnis digital yang bisa Anda temukan:

1. B2B

B2B adalah singkatan dari business to business. Ini berarti sebuah perusahaan menjual produk atau layanan kepada perusahaan lain. Contoh sederhananya, Anda memiliki pabrik tepung dan menjual produk itu kepada pabrik kue.

Membangun bisnis digital dengan konsep B2B bisa dikatakan sedikit kompleks. Karena untuk mengubah bisnis, Anda perlu mempertimbangkan hal yang lebih besar, mulai dari kesiapan sistem dan sumber daya.

contoh bisnis digital pada website dhl

Selain itu, pasar B2B biasanya lebih terbatas dibandingkan dengan menjual langsung kepada konsumen. Pun begitu, DHL sebagai sebuah bisnis digital adalah contoh bagaimana mengelola supply chain yang kompleks dengan baik dan siap dengan berbagai tipe konsumen.

2. B2C

Inilah jenis bisnis digital paling umum, yaitu business to customer. Bisnis dengan konsep B2C  menjual langsung produk ke konsumen tanpa melalui perusahaan lain.

Katakanlah Anda merupakan produsen frozen food dan kemudian Anda menjualnya langsung ke konsumen lewat website atau akun media sosial. Ini berarti Anda menjalankan bisnis digital B2C.

B2C sebagai bisnis digital adalah jenis bisnis yang bisa dijalankan untuk bisnis kecil maupun bisnis besar. Berbeda dengan B2B di atas, perubahan dari bisnis tradisional ke bisnis digital lebih mudah dilakukan pada model B2C.

3. C2C

Jenis bisnis digital lainnya adalah C2C, yaitu consumer-to-consumer. Sesuai namanya, model bisnis digital ini membuat konsumen bisa menjual barang langsung ke konsumen lain. Tentu saja, untuk menjalankannya diperlukan platform, tapi transaksinya berlangsung tanpa perantara.

Meskipun produk yang dijual bisa berupa produk baru di berbagai kategori, umumnya C2C dikenal untuk berjualan produk bekas. Kalau di luar negeri, platform yang paling terkenal adalah eBay. Sedangkan di Indonesia, ada OLX yang dulunya bernama Tokobagus.

4. C2B

C2B sebagai bisnis digital adalah jenis bisnis baru. Dengan pendekatan consumer to business, artinya pemilik produk adalah konsumen. Mereka kemudian menawarkannya kepada sebuah bisnis atau perusahaan.

Konsep bisnis digital ini mungkin terdengar aneh. Tapi kalau kamu tahu tentang Upwork atau Fiverr, kamu akan mulai paham konsepnya. Gampangnya platform bisnis digital akan menemukan pemilik produk yaitu konsumen dengan pebisnis yang membutuhkan jasa mereka.

Contoh Bisnis Digital

Baiklah, setelah tahu berbagai jenis bisnis digital, apa saja contoh bisnis digital yang bisa menginspirasi kamu menjalankan model bisnis?

1. Wholesale digital

Bisnis digital grosir adalah contoh bisnis tradisional yang bisa bertransformasi ke bentuk digital. Jenisnya bisa B2B atau B2C jelas penjualan produk dilakukan dalam transaksi besar yang semuanya dilakukan secara online menggunakan sebuah platform.

Karena produk yang dijual biasanya berupa barang fisik, maka contoh bisnis digital ini tidak sepenuhnya menggunakan pendekatan digital. Namun, sistem utama seperti penjualan dan inventaris barang dilakukan melalui sistem digital yang dapat diakses secara online.

Contoh yang bisa Anda lihat antara lain Faire, Alibaba dan Amazon Business.

contoh bisnis digital website faire com

2. Ecommerce

Mirip dengan wholesaler, ecommerce sebagai bisnis digital adalah sebuah bisnis yang melakukan proses jual beli barang dan jasa secara online. Dalam sistem ini, transaksi dilakukan secara elektronik tanpa perlu adanya toko fisik.

Bentuk dari digital bisnis ini bisa berupa sebuah perusahaan yang membuka toko online mereka sendiri atau sebuah marketplace yang terdiri dari beberapa bisnis yang menggunakan satu platform.

Tokopedia, Shopify, Hijub dan Uwitan termasuk dalam contoh bisnis digital ini.

3. Layanan Online

Kalau kedua contoh bisnis digital di atas fokus pada penjualan produk fisik, maka ada juga jenis bisnis yang memberikan jasa atau layanan.

Konsep bisnis digital ini adalah pelanggan mengakses layanan pada sebuah platform. Sebagai contoh, kalau di bidang konsultasi kesehatan, pasien bisa menghubungi dokter atau nutrisionis untuk menanyakan berbagai hal terkait keluhan kesehatan tanpa harus meninggalkan rumah.

Layanan online seperti ini sebenarnya dimulai sebagai solusi ketika pandemi. Namun sekarang, layanan online ternyata menjadi kebutuhan penting masyarakat. Ini berarti bisnis digital jasa cukup menjanjikan. Dan pilihan yang tersedia masih cukup banyak sesuai niche bisnis Anda.

4. SaaS

SaaS adalah contoh bisnis digital yang menjual perangkat lunak untuk digunakan secara online. SaaS sebagai Software as a Service tidak menutup pengguna untuk membeli dan menginstal produk. Tapi, lebih ke menyewa secara bulanan dan memanfaatkan perangkat penyedia layanan.

Ini merupakan contoh bisnis digital yang fokus pada teknologi cloud Computing yang mendukung berbagai fungsi, seperti layanan pelanggan, HRD, akuntansi dan lainnya

Contoh bisnis digital di bidang SaaS adalah DropBox, QuickBooks dan lainnya.

Ide Bisnis Digital yang Menjanjikan

Berikut ini ide bisnis digital yang menjanjikan dan bisa dijalankan oleh pemula:

1. Dropshipping Fashion

Anda bisa menjalankan ide bisnis digital untuk menjual pakaian secara online. Bedanya, Anda tidak perlu membuat dan menyimpan produk Anda sendiri.

Konsep dropshipping sebagai bisnis digital adalah Anda menjadi perantara transaksi. Ketika terjadi pembelian maka yang mengurusi semua proses packing sampai pengiriman barang adalah pihak produsen atau supplier Anda.

Sudah banyak yang menjalankan ide bisnis online ini karena potensinya besar dan perkembangan bisnisnya masih terus tinggi.

2. Bisnis Print on Demand

Coba bayangkan kalau Anda menjadi konsumen. Dengan bekal sebuah desain yang Anda kirimkan melalui WhatsApp, Anda mendapatkan produk berupa kaos dengan desain yang Anda inginkan. Menarik, bukan?

Itulah kenapa bisnis digital print on demand memiliki peluang baik. Apalagi jenis produk yang ditawarkan bisa sangat beragam.

Selain itu, keuntungannya adalah Anda tidak perlu khawatir menyimpan banyak produk dengan desain yang tidak laku. Semua produk yang Anda buat sesuai dengan permintaan konsumen. Mulai dari bahan yang diinginkan, kualitas yang diharapkan, hingga desain yang diinginkan.

contoh website bisnis on demand printify com

4. Jualan Produk Handmade

Ide bisnis digital lainnya adalah jualan produk handmade. Pilihan produk dari bisnis digital ini juga masih banyak, mulai dari perhiasan, aksesoris umum, sampai produk dengan fungsi khusus lainnya.

Kenapa jualan produk handmade sebagai bisnis digital adalah salah satu rekomendasi kami. Alasannya, keunikan bahan membuat Anda bisa memberikan harga yang lebih tinggi apalagi kalau dijual di pasar global.

Sebagai usaha modal kecil, Anda bisa mengembangkan bisnis sesuai modal yang dimiliki untuk berkembang menjadi bisnis kelas dunia.

5. Penulis Freelance

Bagaimana jika Anda ingin bisnis digital tanpa modal? Salah satu pilihan tepat adalah menjual jasa atau keahlian, misalnya menjadi penulis lepas.

Di beberapa platform C2C seperti Fiverr, masih banyak permintaan untuk penulis online dengan topik tertentu. Ini berarti Anda bisa menggunakan pengalaman Anda untuk mendapatkan uang dari bisnis digital pribadi yang Anda bangun.

Jadi, bisnis digital tidak selalu harus berupa perusahaan besar dengan banyak karyawan dan sistem yang rumit. Anda bisa memulainya dengan modal keahlian dan kemauan untuk bekerja keras.

6. Jualan Online Course

Idea bisnis digital lain adalah membuat kursus online. Ini sebenarnya bisnis yang juga muncul sebagai solusi saat pandemi. Tapi, ternyata jadi kebutuhan penting bagi masyarakat saat ini.

Awalnya, mungkin Anda tahu beberapa nama seperti Ruang Guru atau Zenius. Tetapi sekarang, ada banyak sekali kursus online yang menawarkan berbagai topik pendidikan, baik yang umum maupun yang spesifik.

7. Membangun Digital Content Agency

Jika Anda penulis online, hanya tulisan yang Anda hasilkan. Namun, jika Anda punya bisnis digital agensi, produk bisnis Anda terkait semua konten, terutama untuk membangun brand dari klien.

Banyak perusahaan sekarang yang menggunakan strategi content marketing. Tetapi, tidak semua perusahaan punya departemen konten sendiri. Dan untuk untuk belajar digital marketing juga butuh waktu.

Itulah sebabnya banyak orang memilih menggunakan agensi untuk membuat konten sesuai tujuan. Bisa untuk menguatkan brand mereka atau menarik pembeli.

8. Jadi Virtual Assistant

Seorang asisten virtual adalah orang yang membantu tugas administrasi secara remote. Jadi, mereka tidak bekerja di kantor tertentu tapi memakai teknologi untuk membantu klien secara online.

Ini bisa menjadi ide bisnis digital yang Anda jalankan. Terutama kalo ada memiliki kemampuan administrasi yang baik dan mengetahui berbagai aplikasi untuk mengerjakan tugas tersebut.

Sebagai bisnis digital, menjadi asisten virtual tidak perlu sistem bisnis yang rumit. Yang Anda butuhkan hanyalah koneksi internet yang baik, hasil kerja yang bagus, dan kemampuan mengatur waktu sesuai kebutuhan klien.

9. Membangun Bisnis Pengembangan Website

Contoh ide bisnis digital tanpa modal lainnya adalah menjadi pengembang website. Bisnis ini akan melayani klien yang tidak memiliki kemampuan teknis tapi butuh website, baik untuk bisnis atau tujuan pribadi.

Untuk menjalankan bisnis ini, Anda perlu tahu apa yang diinginkan klien. Misalnya, jika banyak orang ingin website WordPress karena mudah digunakan, Anda bisa fokus pada pengembangan website WordPress di awal bisnis.

10. Jadi YouTuber

Pada awalnya, tidak ada yang menyangka bahwa menjadi YouTuber bisa menjadi bisnis digital yang besar. Tetapi jika melihat Raffi Ahmad dan Deddy Corbuzier, menjadi YouTuber ternyata bisa menjadi ide bisnis yang menjanjikan.

Alasannya, sebagai YouTuber, Anda tidak hanya sebagai pembuat konten tetapi juga bisa mengembangkan diri menjadi perusahaan media informasi.

Menjadi YouTuber direkomendasikan sebagai bisnis digital karena bisa dimulai tanpa modal dan tidak menuntut skill khusus. Yang penting, tahu konten yang diinginkan dan dibutuhkan masyarakat.

11. Jualan E-book

Minat pada ebook meningkat. Meski belum mengalahkan penjualan buku fisik, penjualan ebook terus meningkat setiap tahun. Alasan utamanya adalah makin banyaknya perangkat yang terjangkau untuk membaca ebook.

Anda bisa membuat ebook dan menjualnya di platform-platform yang ada. Ini adalah ide bisnis digital menarik, terutama jika Anda memiliki keahlian di bidang tersebut. Potensi keuntungannya lebih besar daripada harus membeli barang terlebih dahulu.

Anda bisa menjual ebook Anda di platform seperti Google PlayBook, Amazon Kindle, dan Apple iBooks store.

Kesimpulan

Bisnis digital adalah fenomena yang menjadi bagian dari bisnis di dunia saat ini. Setiap tahun, makin banyak jenis bisnis digital yang muncul dan menawarkan hasil yang menjanjikan, baik itu B2B atau B2C.

Dengan potensi itu, jangan menganggap bisnis digital sekadar tren dan bisnis tradisional masih lebih baik, ya? Justru, Anda perlu membuka diri dan lebih kreatif untuk mencari celah mendapatkan cuan dari model bisnis digital yang ada.

Oh ya, di artikel ini, kami sudah menjelaskan secara lengkap apa itu bisnis digital dan berbagai contoh bisnis digital. Semoga itu semua bisa menjadi inspirasi untuk membuka usaha digital Anda sendiri.

Tips dari kami, Anda bisa mencoba bisnis digital lewat marketplace dulu. Tapi, karena itu tidak cukup, pastikan Anda memiliki website Anda sendiri. Jangan khawatir, Anda tak perlu punya skill teknis sendiri. Manfaatkan saja jasa pembuatan website yang akan memberikan hasil terbaik dan harga yang terjangkau.

Demikian informasi yang kami berikan. Sampai ketemu di artikel kami lainnya, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *