Share

Parallax Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Contoh Menarik

Picture of Harys Imanulloh
Harys Imanulloh
Blog » Website Development » Parallax Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Contoh Menarik
parallax dalam website

Pemilik website tentu perlu lebih kreatif dalam membuat desain web. Tujuannya adalah supaya pengunjung tidak merasa bosan dengan tampilan halaman website Anda. Parallax adalah cara untuk membuat desain web interaktif dan menarik sehingga hasilnya akan berbeda dengan web konvensional.

Dengan menerapkan teknik parallax, pengalaman pengunjung dalam menavigasi website menjadi lebih lancar dengan transisi yang mulus antara bagian-bagian halaman. Penasaran dengan pengertian parallax, kelebihan, kekurangan, dan konsep desainnya? Simak selengkapnya pada artikel di bawah ini!

Apa Itu Parallax Website?

Secara umum, pengertian parallax adalah teknik desain web di mana elemen dan tampilan halaman website dapat bergerak lebih interaktif dengan kecepatan yang berbeda saat pengunjung melakukan scrolling pada halaman website.

Teknik tersebut membuat tampilan halaman website memiliki efek transisi tiga dimensi (3D). Maksudnya, latar belakang dan elemen-elemen di depannya bergerak secara independen selama pengunjung melakukan scrolling halaman.

Alasan kenapa banyak orang menggunakan teknik parallax adalah agar mereka bisa membuat desain pengalaman pengunjung (User Experience/UX) menjadi lebih interaktif. Sehingga, pengunjung nyaman untuk berlama-lama dalam situs tersebut.

Dalam menerapkan apa itu parallax, Anda perlu menciptakan halaman website yang mobile friendly. Sehingga, efek transisi tetap berjalan ketika pengunjung mengakses website melalui perangkat smartphone dan Anda bisa menciptakan ilusi kedalaman dan dimensi secara lebih menarik.

Kelebihan Menerapkan Parallax Website

Sebelum mulai menerapkan teknik desain web ini, ketahui terlebih dahulu beberapa kelebihannya berikut ini!

1. Berbeda dengan Website Konvensional

Dengan menerapkan efek transisi 3D pada halaman website, tentunya website Anda akan berbeda dan lebih unik dari kompetitor. Hal ini tentu menjadi peluang untuk menambah jangkauan pengunjung, di mana tampilan visual yang interaktif akan menarik perhatian lebih banyak orang.

2. Mengurangi Bounce Rate

Kelebihan lain dari teknik parallax adalah dapat menumbuhkan rasa ingin tahu pengunjung saat membuka halaman web, sehingga mereka berminat untuk menjelajahi website dalam waktu yang lebih lama. Hal tersebut tentu akan mengurangi kemungkinan terjadinya bounce rate yang tinggi.

Bagi yang belum familiar, bounce rate adalah hal yang harus Anda perhatikan dalam web development untuk mengetahui total pengunjung website yang langsung meninggalkan halaman setelah membukanya. Tanpa menjelajahi isi halaman-halaman website lainnya.

3. Menempatkan CTA yang Efektif

Call to Action (CTA) website umumnya akan lebih mudah ditemukan saat pengunjung melakukan scrolling menuju bagian bawah halaman. Dengan begitu, contoh tombol CTA seperti permintaan belanja akan membuat engagement pengunjung meningkat karena mereka melakukan tindakan sesuai harapan Anda.

4. Menampilkan Kreativitas

Sejalan dengan pengertian parallax di atas, keuntungan lainnya adalah brand identity Anda akan terlihat lebih kreatif dari kompetitor. Gabungan desain antara gambar dan latar belakang menarik akan memberikan rasa penasaran dari para pengunjung. Sehingga, pengunjung merasa tertarik untuk scrolling sampai bagian bawah halaman.

Namun, Anda juga perlu memperhatikan jenis teks dan gambar yang sesuai dengan produk atau bisnis Anda. Tujuannya adalah untuk menarik pengunjung dan membuat mereka menemukan berbagai penawaran produk Anda lalu mulai berminat untuk melakukan transaksi.

Baca juga: SSL adalah: Pengertian, Cara Kerja, Manfaat dan Jenisnya

Kekurangan Parallax Website

Walaupun begitu, apa itu parallax website memiliki sejumlah kekurangan yang mungkin perlu Anda pertimbangkan secara lebih lanjut. Berikut ini penjelasannya!

1. Waktu Loading Lebih Lambat

Desain yang interaktif cenderung memiliki ukuran file besar, sehingga cukup berdampak ke kecepatan website. Pengunjung bisa saja merasa frustrasi karena kemampuan loading website yang lambat. Selain itu, aktivitas scrolling untuk menuju halaman lainnya juga bisa terhambat, sehingga tidak ada aksi CTA sesuai harapan.

2. Tidak SEO Friendly

Contoh website parallax terkadang kesulitan untuk dioptimasi dengan teknik SEO. Sebab, dalam satu halaman hanya terdiri dari sedikit kata kunci, URL, maupun tag header. Namun, Anda bisa mengatasinya dengan membuat konten dinamis dan URL yang unik agar tetap mendapatkan peringkat teratas di Google.

3. Tidak Efektif untuk Penggunaan Jangka Panjang

Website yang memiliki efek scrolling ini memang bersifat menarik, namun bisa kurang efektif untuk penggunaan jangka panjang. Pengunjung yang sudah terbiasa mengunjungi website Anda mungkin akan merasa bosan dengan tampilannya dan merasa tidak sabar dengan tindakan autoscroll yang berlebihan.

Tak heran jika parallax adalah teknik yang paling cocok untuk halaman promosi atau landing page saja. Karena pada dasarnya teknik desain ini kurang cocok untuk beranda utama perusahaan dengan konsep scrolling berlebihan.

4. Kompatibilitas Seluler Terbatas

Kekurangan selanjutnya yaitu desainnya kurang kompatibel dengan perangkat seluler. Pasalnya, perangkat seluler biasanya memiliki bandwidth yang terbatas, sehingga efek visual 3D tidak bisa berfungsi dengan maksimal. Oleh karena itu, saat mendesain web, Anda perlu memperhatikan ukuran layout website yang mendukung perangkat seluler.

Contoh Website Parallax yang Inspiratif

Supaya Anda bisa lebih paham dengan konsep apa itu parallax, berikut ini adalah contoh website parallax yang bisa Anda jadikan sebagai inspirasi! 

1. Firewatch Game

Pada halaman website ini terdapat 6 lapisan background 3D, sehingga game tersebut memiliki kesan suasana hutan yang nyata. Hal inilah yang menjadi daya tarik agar para pengunjung web bersedia memainkannya. Efek parallax hanya terjadi pada halaman pertama, sehingga pengunjung tidak terganggu saat membaca informasi lain.

2. Dockyard Social

Sebuah website dari restoran cepat saji Skotlandia ini juga menerapkan efek parallax yang berhasil memanjakan mata pengunjung. Efek dalam website tersebut membuat pengunjung betah scrolling halaman sampai menuju bagian bawah dan melakukan pemesanan.

3. Every Last Drop

Contoh website parallax ini menerapkan efek dengan satu titik animasi sebagai ilustrasi penggunaan air setiap hari. Informasi tentang penggunaan air pada umumnya muncul bersamaan dengan efek 3D sesuai kegiatan dalam satu hari. Tentunya pengunjung merasa tertarik saat mengakses website tersebut.

Baca juga: Responsive Web Design: Pengertian, Prinsip dan Contoh

Bagaimana Membuat Parallax Website?

Setelah mengetahui pengertian parallax, kelebihan, kekurangan, dan contoh situsnya, ketahui cara membuatnya dengan membaca penjelasan di bawah ini!

1. Menggunakan HTML dan CSS

Langkah awal yang perlu Anda lakukan dalam pembuatan website parallax adalah pengaturan layer konten menggunakan HTML, CSS, dan menerapkan efeknya dengan JavaScript. Dengan begitu, pengunjung web akan merasakan ilusi 3D saat scroll halaman website sehingga memberikan pengalaman menarik.

2. Menginstall Parallax Scrolling Theme

Saat Anda ingin membuat blog dan membutuhkan tema menarik, beberapa CMS seperti WordPress menyediakan theme untuk scrolling. Anda perlu menginstal theme yang sesuai dengan kebutuhan website Anda agat proses pembuatan web menjadi lebih sederhana.

Anda hanya perlu menyesuaikan elemen, konten, sekaligus visual theme sesuai dengan branding bisnis. Kemudian, efek dari apa itu parallax akan terintegrasi secara otomatis.

3. Menginstall Plugin Background Parallax

Banyak platform CMS yang menyediakan plugin khusus untuk menciptakan background saat scrolling parallax. Tujuan instalasi ini adalah untuk membuat efek 3D ke gambar background tanpa perlu coding atau pengaturan yang rumit.

Nah, sebelum meluncurkan website secara resmi ke publik, Anda perlu menguji responsivitas dan konsistensi desain parallax pada perangkat seluler, tablet, dan desktop secara rutin. Tujuan pengujian tampilan parallax adalah untuk memastikan pengalaman pengguna yang optimal di seluruh platform.

Selain itu, lakukan pengujian lintas browser untuk memastikan kompatibilitas dengan browser populer seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, Safari, dan Microsoft Edge. Pengujian menyeluruh ini akan membantu Anda dalam mengidentifikasi dan memperbaiki potensi masalah tampilan yang mungkin terjadi.

Teknik Parallax Adalah Kunci Desain Web yang Menarik!

Berdasarkan penjelasan pengertian parallax hingga cara membuatnya, teknik parallax adalah pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan tampilan website dalam bentuk 3D. Kombinasi efek visual, interaktivitas, dan desain yang menarik membuat parallax website efektif dalam meningkatkan tingkat keterlibatan pengguna.

Selain itu, desain parallax yang unik juga dapat membantu membedakan website Anda dari yang lain, meningkatkan identitas merek, dan menciptakan kesan yang terbaik kepada para pengguna. Jadi, tak ada salahnya untuk menerapkan teknik desain parallax pada website Anda supaya website terlihat lebih modern dan inovatif.

Untuk menghasilkan website menarik, pastikan Anda memilih jasa pembuatan website terbaik dari Nuhaweb. Dengan berbagai fitur menarik dan harga murah, Nuhaweb akan mendukung kesuksesan branding bisnis Anda melalui jejaring online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *